Sabtu 11 Februari 2017 12:13 WIB ANTARA/ Dewi Fajriani TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggelar ajang pameran perumahan berkala, Indonesia Property Expo (IPEX) 2017, yang dibuka hari ini, Sabtu, 11 Februari 2017. Acara ini digelar dalam rangka perayaan ulang tahun BTN ke-67. Dalamrangka mendukung Program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah, BTN menggelar pameran Pesta KPR BTN di Indonesia Property Expo . Pameran yang berlangsung pada 11-19 Februari 2017 di Hall A & B Jakarta Convention Center (JCC) itu menghadirkan 700 proyek properti dengan berbagai promo menarik, seperti bunga 4,67 fixed 1 tahun dan DP BankBTN kembali menggelar Lelang Properti Expo di berbagai wilayah di Indonesia untuk mempercepat pemulihan aset korporasi. Pada lelang tersebut, Bank BTN menawarkan 632 unit properti dan proyek properti dengan sekitar Rp 1,2 triliun. Bambang Tri P. Berita Terkait. 17 Februari 2017 oleh PT Telusur Info Media, DirekturConsumer Banking PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Handayani menyampaikan sambutan dalam Developer Gathering Indonesia Property Expo (IPEX) 2017 di Jakarta, Kamis (20/7). Ajang pameran tahunan Bank BTN tersebut menjadi langkah perseroan terus memacu pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR). JIBI/Bisnis - Dedi Gunawan Septaviantomenjelaskan, PP Properti Tbk-proyek Evenciio Margonda hadir di Indonesia Property Expo (IPE) 2017 hall A JCC Senayan, 11-20 Agustus 2017 menawarkan Promo Gebyar Kemerdekaan 17-8-1945 (17 voucher belanja senilai Rp5 juta, 8 motor Honda Matic, 45 voucher belanja senilai Rp1 juta) serta hadiah langsung HP Android Samsung S8 untuk Matanurani Jakarta — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. optimistis mampu mencetak kredit baru senilai Rp5 triliun dari ajang pameran properti bertajuk Indonesia Property Expo (IPEX) 2018.. Direktur Utama Bank BTN Maryono mengaku sangat optimistis target itu dapat tercapai dengan baik, seperti halnya pencapaian transaksi di gelaran serupa tahun lalu yang terealisasi melebihi target. . Stand Binakarya Groupdi Indonesia Properti Expo. Foto Novan Nurul Alam/kumparanPT Bank Tabungan Negara Persero Tbk. kembali menghelat ajang pameran perumahan berkala, Indonesia Property Expo IPEX 2017. Acara ini di buka oleh Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dalam IPEX ke-11 ini, BTN membidik penambahan kredit baru senilai Rp 2,5 triliun. Perseroan optimistis mampu mencapai target tersebut mengingat ajang pesta KPR ini akan menghadirkan 700 proyek properti dari 212 pengembang di seluruh tersebut juga didukung berbagai promosi yang ditawarkan dalam pameran yang digelar mulai 11-19 Februari 2017 ini. Di antaranya, ditawarkan bunga murah sebesar 4,67 persen fixed 1 tahun untuk KPR Non-Subsidi, kemudian bunga 5 persen fixed untuk KPR Subsidi. Masyarakat pun dapat menikmati fasilitas uang muka mulai 5 persen untuk KPR Non-Subsidi dan 1 persen untuk KPR ini digelar dalam rangka perayaan ulang tahun ke-67 BTN, sekaligus sebagai salah satu langkah perseroan untuk mencapai target peningkatan pangsa pasar Kredit Pemilikan Rumah KPR naik ke level 40% pada 2019 PPDPP di Indonesia Properti Expo 2017 Foto Novan Nurul Alam/kumparanDirektur Utama BTN Maryono mengatakan, tahun 2017 menjadi peluang besar bagi sektor properti. Potensi tersebut terlihat dari angka backlog dan kebutuhan rumah yang masih tinggi, serta minat investasi ke sektor properti yang masih lagi, pemerintah juga terus mendukung kepemilikan rumah masyarakat Indonesia dengan mengalokasikan anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan FLPP, Susbsidi Selisih Bunga SSB, dan bantuan uang muka pada 2017 yang lebih besar dibandingkan di 2016. Bank Indonesia pun kian mempermudah masyarakat mengakses KPR dengan melonggarkan aturan Loan To Value LTV pada potensi tersebut, juga ditopang berbagai langkah transformasi yang digelar BTN, diyakini Maryono mampu mengantarkan perseroan mencatatkan pangsa pasar sebesar 40% pada 2019 dari posisi saat ini sekitar 33,57%.“Potensi di sektor properti tersebut akan BTN manfaatkan untuk meningkatkan kredit sekaligus menambah pangsa pasar. Berbagai langkah akan dilakukan salah satunya melalui berbagai ajang promosi seperti IPEX 2017 ini, juga melalui berbagai transformasi yang telah dan akan digelar perseroan,” jelas Maryono dalam Pembukaan IPEX 2017 di JCC, Jakarta, Sabtu 11/2.Dalam pameran ini, BTN juga menawarkan jangka waktu kredit selama 25 tahun untuk KPR Non-Subsidi dan 20 tahun untuk KPR Subsidi. Pameran ini juga menawarkan diskon 50% biaya administrasi dan provisi, diskon hingga 20% pada premi asuransi jiwa, sistem one hour approval, hingga fasilitas KPR bundling dengan kredit kendaraan bermotor serta furnitur untuk isi IPEX digelar BTN sebanyak dua kali setiap tahunnya. Selain dihelat dalam rangka perayaan ulang tahun BTN yang jatuh pada tanggal 9 Februari, IPEX juga digelar pada periode perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Sabtu, 11 Februari 2017 1213 WIB ANTARA/ Dewi Fajriani Iklan Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk BTN menggelar ajang pameran perumahan berkala, Indonesia Property Expo IPEX 2017, yang dibuka hari ini, Sabtu, 11 Februari 2017. Acara ini digelar dalam rangka perayaan ulang tahun BTN ke-67. Pada perhelatan IPEX 2017, BTN menargetkan pencapaian kredit pemilikan rumah KPR baru senilai Rp 2,5 triliun. "Kami optimistis mampu mencapai target itu," ujar Direktur Utama BTN Maryono di Jakarta Convention Center, Sabtu, 11 Februari 2017. Baca Garuda Indonesia Segera Buka Rute Lombok-Guangzhou Tambah 44 Proyek Strategis, Pemerintah Revisi Perpres Ini Perhelatan properti ini menghadirkan total 700 proyek properti dari 212 pengembang di seluruh Indonesia. Berbagai promosi menarik ditawarkan dalam pameran yang digelar pada 11-19 Februari 2017 ini. Maryono menuturkan perhelatan itu, antara lain, menawarkan bunga murah sebesar 4,67 persen fixed satu tahun untuk KPR nonsubsidi dan bunga 5 persen fixed untuk KPR subsidi. Masyarakat juga dapat menikmati fasilitas uang muka DP mulai 5 persen untuk KPR nonsubsidi dan 1 persen untuk KPR Simak JK Optimistis Realisasi Holding BUMN Selesai Tahun Ini Pemerintah Setujui Permohonan Freeport dan AMNT Jadi IUPK Selain itu, BTN menawarkan jangka waktu kredit selama 25 tahun untuk KPR nonsubsidi dan 20 tahun untuk KPR subsidi. Pameran ini juga menawarkan promo diskon hingga 50 persen biaya administrasi dan provisi, diskon hingga 20 persen pada premi asuransi jiwa, dan sistem one hour approval. "Kami juga punya promo fasilitas KPR bundling dengan kredit kendaraan bermotor serta furnitur untuk isi rumah," kata Maryono. GHOIDA RAHMAH Artikel Terkait Koleksi Mobil Nixon Napitupulu, Direktur Utama BTN yang Baru 1 hari lalu Serangan Siber BSI, Wamen BUMN Ungkap Jenis Data yang Bocor 8 hari lalu Dorong Digital Banking, Hijra Bank Targetkan Dana Pihak Ketiga 2023 Rp 500 M 15 hari lalu Mengenal KPR Syarat Pengajuan hingga Jenisnya untuk Kredit Rumah Idaman 28 hari lalu Inilah Syarat Pengajuan KPR untuk yang Belum Menikah 29 hari lalu Terpopuler Pesan Sri Mulyani soal Gaji ke-13, Erick Thohir Sebut Ada Serangan di BSI 33 hari lalu Rekomendasi Artikel Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini. Video Pilihan Koleksi Mobil Nixon Napitupulu, Direktur Utama BTN yang Baru 1 hari lalu Koleksi Mobil Nixon Napitupulu, Direktur Utama BTN yang Baru Nixon LP Napitupulu secara resmi menjabat sebagai direktur utama PT Bank Tabungan Negara BTN. Berikut koleksi mobil dia Serangan Siber BSI, Wamen BUMN Ungkap Jenis Data yang Bocor 8 hari lalu Serangan Siber BSI, Wamen BUMN Ungkap Jenis Data yang Bocor PT Bank Syariah Indonesia Persero Tbk atau BSI mengalami serangan siber pada awal Mei 2023. Dorong Digital Banking, Hijra Bank Targetkan Dana Pihak Ketiga 2023 Rp 500 M 15 hari lalu Dorong Digital Banking, Hijra Bank Targetkan Dana Pihak Ketiga 2023 Rp 500 M PT BPRS Hijra atau Hijra Bank menargetkan dana pihak ketiga atau DPK pada 2023 mencapai Rp 300 hingga Rp 500 miliar. Mengenal KPR Syarat Pengajuan hingga Jenisnya untuk Kredit Rumah Idaman 28 hari lalu Mengenal KPR Syarat Pengajuan hingga Jenisnya untuk Kredit Rumah Idaman KPR atau Kredit Pemilikan Rumah menjadi salah satu solusi untuk Anda yang ingin mulai mencicil rumah, berikut syarat dan jenisnya Inilah Syarat Pengajuan KPR untuk yang Belum Menikah 29 hari lalu Inilah Syarat Pengajuan KPR untuk yang Belum Menikah Bagi Anda yang belum menikah, Anda pun memiliki kesempatan yang sama. Berikut syarat pengajuan KPR bagi pemohon belum menikah. Terpopuler Pesan Sri Mulyani soal Gaji ke-13, Erick Thohir Sebut Ada Serangan di BSI 33 hari lalu Terpopuler Pesan Sri Mulyani soal Gaji ke-13, Erick Thohir Sebut Ada Serangan di BSI Gaji ke-13 untuk ASN dan pensiunan akan cair mulai Juni 2023. Menteri Keuangan Sri Mulyani berpesan gaji itu untuk biaya pendidikan. Agung Podomoro dan Bank Mandiri Kolaborasi, Dukung Pertumbuhan Sektor Riil 34 hari lalu Agung Podomoro dan Bank Mandiri Kolaborasi, Dukung Pertumbuhan Sektor Riil Bank Mandiri akan menyediakan fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah KPR kepada konsumen yang membeli properti dari proyek-proyek Agung Podomoro. Bank Mandiri dan Agung Podomoro Land Gelar Find Your Property 2023 34 hari lalu Bank Mandiri dan Agung Podomoro Land Gelar Find Your Property 2023 Bank Mandiri berkolaborasi dengan Agung Podomoro Land untuk memperkuat lini bisnis KPR di 2023 dengan menggelar pameran properti Find Your Property. 5 Keuntungan Beli Rumah KPR Subsidi 42 hari lalu 5 Keuntungan Beli Rumah KPR Subsidi Berikut 5 keuntungan yang wajib Anda tahu sebelum pergi jauh mencari informasi tentang KPR. Kinerja Pertumbuhan Kredit BNI Kuartal I 2023 Capai Rp 234 Triliun, Didorong Segmen Korporasi Swasta 55 hari lalu Kinerja Pertumbuhan Kredit BNI Kuartal I 2023 Capai Rp 234 Triliun, Didorong Segmen Korporasi Swasta Kinerja pertumbuhan kredit PT BNI Persero Tbk. pada kuartal I 2023 didorong segmen korporasi swasta yang tumbuh 21,2 persen YoY menjadi Rp 234 T. JAKARTA, - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk optimistis bakal mencatatkan penjualan lebih dari unit hunian lelang sampai dengan akhir tahun 2021 kepada para investor. Ini lantaran sektor properti masih menjadi instrumen investasi yang menarik. Untuk mencapai target tersebut, perseroan menggelar acara lelang massal bertajuk BTN Lelang Properti Expo 2021 melibatkan 25 kantor cabang perseroan. Pameran ini untuk memasarkan hampir 250 unit hunian menggunakan skema lelang dengan harga menarik kepada para Utama BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, sektor properti diproyeksi akan kembali menggeliat pada tahun depan sejalan dengan pergerakan positif pada perekonomian nasional. Baca juga Pameran Properti Virtual BTN, Ada Banyak Promo Menarik Haru optimistis, jika terserap habis unit rumah lelang sampai dengan akhir tahun ini, maka perseroan akan menghimpun dana penjualan rumah secara lelang pada periode tahun 2021 lebih dari unit rumah total mencapai sekitar Rp 1,73 PT BANK TABUNGAN NEGARA PERSERO TBK. Pembukaan Lelang Properti Expo 2021 oleh PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk. “Antusiasme investor pada tahun ini juga menunjukkan sektor properti masih menjadi pilihan menarik untuk investasi. Sehingga, kami yakin unit rumah atau hunian yag dilelang selama tahun 2021 akan terserap habis,” jelas Haru dalam siaran pers, Selasa 7/12/2021. Adapun, acara lelang massal ini merupakan bagian dari kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun HUT ke-45 Kredit Pemilikan Rumah KPR. Secara total, sepanjang Desember 2021, BTN akan menawarkan lebih dari 350 unit hunian senilai total Rp 440,15 miliar kepada para investor. Baca juga & Real Estate Indonesia Gelar Pameran Properti Virtual Untuk mempermudah para investor, BTN juga menawarkan produk KPR BTN Lelang, baik untuk rumah tapak maupun apartemen dengan bunga mulai 6,75 persen fixed rate 2 tahun. PROPERTI-Bank BTN kembali menggelar pameran perumahan bertajuk BTN Property Expo 2015. Sukses dengan pameran rumah yang digelar empat tahun berturut-turut memberikan inspirasi bagi Bank BTN untuk menyelenggarakan kembali pameran rumah kelima pada tahun 2015. “Kebutuhan rumah akan terus berjalan, tumbuh dan naik melebihi pasokan yang ada di pasar. Para pelaku usaha terkait pembangunan perumahan harus siap. Kami siap memberikan dukungan pembiayaan dan untuk itulah pameran ini digelar dengan target realisasi KPR selama pameran sekitar Rp1,5 Triliun,” ujar Direktur Utama Bank BTN Maryono di arena pameran BTN Property Expo 2015. BTN Property Expo 2015 ini, kata Maryono, merupakan kelanjutan dari event yang sama yang telah dilakukan Bank BTN pada tahun 2011, 2012, 2013 dan 2014. Respon masyarakat dan para pelaku industri perumahan terhadap event tersebut sangat besar. Animo masyarakat sangat besar sekali untuk event pameran seperti ini. Apalagi pada event seperti ini banyak fasilitas dan kemudahan yang ditawarkan untuk transaksi selama pameran berlangsung. Terkait dengan pesta kemerdekaan RI, pameran ini juga memberikan 17 kemudahan antara lain suku bunga ringan mulai dari 5% untuk KPR FLPP, diskon provisi 50%, bebas biaya administrasi, diskon premi asuransi jiwa 20%, one hour approval, persyaratan mudah dan simple, uang muka muka ringan mulai dari 1% untuk KPR FLPP dan 5% untuk KPR Non Subsidi, jangka waktu KPR sd 25 tahun, apply KPR online melalui website , konsultasi fengshui, ragam pilihan lokasi perumahan/developer di seluruh Indonesia, harga khusus dari pengembang, memenuhi kebutuhan rumah seluruh segmen masyarakat dan kemudahan bertransaksi pada lokasi pameran, program harian Undian Berhadiah Merdeka, Grand Prize Undian Berhadiah Merdeka, Souvenir menarik untuk konsumen selama pameran berlangsung “Inilah moment yang tepat untuk menjual produk rumah kepada masyarakat sekaligus membelinya baik secara tunai ataupun KPR. Banyak fasilitas kemudahan dan promosi yang bervareasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama pameran berlangsung. BTN Property Expo 2015 diharapkan dapat memberikan kontribusi sekitar Rp1,5 Triliun selama pameran berlangsung,” tambah Maryono. BTN Property Expo 2015 didukung oleh lebih dari 500 pengembang yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Banten, Bandung, Sukabumi, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Balikpapan, Samarinda, Kendari dan Medan. Sementara itu telah siap 162 stand pameran rumah siap jual baik secara cash ataupun KPR. Kinerja BTN hingga semester I 2015 masih menunjukkan konsisten. Ini dapat dilihat dari porsi pembiayaan pada kredit perumahan masih mendominasi dengan komposisi 89,52% atau sebesar Rp112,903 Triliun dari total kredit yang disalurkan Perseroan selama semester I 2015 sebesar Rp126,125 Triliun. Sementara sisanya yang sebesar 10,48% atau sebesar Triliun disalurkan untuk pembiayaan kredit non perumahan. Berdasarkan data per 30 Maret 2015 Bank BTN masih menguasai pasar pembiayaan perumahan di Indonesia. Pangsa pasar Bank BTN tercatat 28,4%. Sementara untuk pasar rumah bersubsidi yang menjadi program Pemerintah, Bank BTN menguasai pasar lebih dari 98%. Dan 2% sisanya dikuasai oleh bank lainnya. Walaupun porsi untuk kredit rumah bersubsidi ini semua bank diberikan kesempatan yang sama untuk memberikan dukungannya, Bank BTN tetap mendominasi dalam pembiayaannya. Jelang perayaan Hari Ulang Tahun HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk. kembali menggelar Indonesia Properti Expo IPEX 2017. Perseroan optimis gelaran pameran properti tahunan yang menghadirkan hampir 900 proyek perumahan tersebut akan mencatatkan potensi kredit pemilikan rumah KPR baru senilai Rp5 triliun. Adapun, pameran perumahan yang digelar di Jakarta Convention Center JCC tersebut turut dibuka Presiden Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara BUMN Rini M. Soemarno. Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan penyelenggaraan IPEX 2017 kali ini menjadi upaya perseroan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki rumah, terutama dalam rangka menyukseskan Program Satu Juta Rumah. Pameran ini, lanjutnya, juga menjadi langkah Bank BTN meningkatkan penyaluran KPR perseroan sehingga dapat mengerek naik pangsa pasar. Baca Juga Menggelapkan Uang Nasabah, Mantan Pegawai Bank BUMN Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda 250 Juta Rupiah “Pameran IPEX ini digelar sejalan dengan komitmen kami menjadi integrator utama Program Satu Juta Rumah. Melalui pameran perumahan ini, masyarakat Indonesia terutama di Jabodetabek bisa lebih mudah memilih dan memiliki rumah. Dengan berbagai kemudahan yang kami tawarkan, kami meyakini dapat mencatatkan potensi kredit baru hingga Rp5 triliun dari pameran ini,” jelas Maryono dalam Pembukaan IPEX 2017 bertema “KPR BTN Merdeka” di Jakarta Convention Center JCC, Jakarta, Jumat 11/8/2017. Melalui ajang pameran ini dan berbagai upaya yang dilakukan Bank BTN, Maryono optimistis pihaknya dapat mencapai target yang dibidik perseroan. Pada akhir 2017, emiten bersandi saham BBTN ini membidik pertumbuhan KPR tumbuh di level 21 persen-23 persen secara tahunan year-on-year/yoy. Pada 2019 mendatang, perseroan juga membidik akan mencatatkan pangsa pasar KPR naik ke level 40 persen. Secara total, per akhir Juni 2017, KPR Bank BTN tumbuh di level 19,13 persen yoy menjadi Rp127,49 triliun dari Rp107,02 triliun pada Juni 2016. Kenaikan penyaluran KPR Subsidi tercatat menjadi penyumbang terbesar pada pertumbuhan kredit perumahan Bank BTN. Per Juni 2017, KPR Subsidi Bank BTN naik 28,34 persen yoy dari Rp49,86 triliun menjadi Rp63,99 triliun. Kenaikan juga terpantau pada KPR Non-subsidi yang tumbuh 11,09 persen yoy dari Rp57,15 triliun pada kuartal II/2016 menjadi Rp63,49 triliun di periode yang sama tahun ini. Kemudian, dengan kinerja penyaluran tersebut, Bank BTN kini masih memimpin pangsa pasar KPR yakni sebesar 35,4 persen per 31 Maret 2017. Sementara itu, Maryono menambahkan IPEX kali ini juga digelar dalam rangka peringatan Hari Perumahan Nasional HAPERNAS. Peringatan yang digagas oleh Kementrian Pupera tersebut, telah dideklarasikan bersama pemangku kepentingan di bidang perumahan sejak tahun 2008. Pemerintah pun serius menjadikan Hapernas yang diperingati setiap 25 Agustus sebagai momentum dalam membangun rumah rakyat. Sejalan dengan peringatan tersebut, dalam IPEX ini juga dilakukan akad kredit secara serentak yang melibatkan orang anggota Polri dan kalangan masyarakat umum di seluruh Indonesia. Dalam pameran yang berlangsung mulai 11 Agustus hingga 20 Agustus 2017 tersebut, Bank BTN juga menawarkan beberapa kemudahan. Di antaranya, untuk KPR Non-Subsidi, perseroan menawarkan bunga KPR sebesar 5 persen fixed 1 tahun serta 6,5 persen fixed 3 tahun, DP mulai dari 5 persen, one hour approval, dandiskon hingga 20 persen untuk premi asuransi jiwa. Pada IPEX 2017 juga ditawarkan fasilitas KPR Bundling untuk kredit kendaraan bermotor dan furniture untuk isi rumah dan program promo menarik lainnya. Bank BTN juga memberikan diskon biaya administrasi sebesar 50 persen, bunga 5 persen selama jangka waktu kredit, dan uang muka down payment/DP mulai 1 persen untuk program KPR Subsidi. Baca Juga Pangkas Investasi Bodong, Masyarakat Perlu Kurangi Sifat Greedy Maryono mengungkapkan pihaknya membidik akan ada pengunjung acara yang berlangsung selama 10 hari tersebut. IPEX 2017 pun tidak hanya menampilkan para pengembang, tapi juga perusahaan building material. Rencananya akan ada 300 pengembang kecil, menengah, dan besar yang mengikuti ajang ini. Pengunjung melihat contoh rumah dan properti saat pameran properti PT Bank Tabungan Negara BTN di Jakarta Convention Center JCC, Jakarta, Ahad 14/8. Republika/Agung Supriyanto JAKARTA - Meski pertumbuhan bisnis properti belum sepenuhnya menggembirakan, namun kalangan pengembang dan perbankan tetap memacu pertumbuhan di bisnis ini. Salah satunya dengan melanjutkan pameran tahunan Indonesia Properti Expo IPEX 2017. Managing Director Consumer Banking Bank BTN, Handayani mengakui industri properti belum bergerak naik meski ada indikasi perbaikan dibanding tahun lalu. Kenaikan terlihat dari pencairan KPR BTN sepanjang semester pertama tumbuh year on year 21 hingga 23 persen. Gencarnya pembangunan infrastruktur diharapkan memberikan dampak positif bagi industri properti. Menurutnya, yang menjadi tantangan untuk perumahan adalah yang harganya diatas Rp 1 miliar lantaran permintaan masih belum berubah. Pihaknya juga sudah menyiapkan sejumlah fasilitas maupun kemudahan baru bagi calon konsumen yang datang pada pameran ini. "Kita coba kesempatan bagi investor atau pemilik rumah baru untuk membeli di pameran ini," katanya. Selain mendongkrak pertumbuhan KPR, ajang IPEX 2017 yang bertepatan dengan HUT kemerdekaan Indonesia ini menjadi kesempatan bagi bank BTN untuk memberikan apresiasi pada nasabah dan mitra usaha. Termasuk memberikan 17 kemudahan bagi calon nasabah. Seperti potongan provisi dan adminsitrasi 50 persen, jangka waktu KPR hingga 25 tahun dan diskon premi asuransi 20 persen. "Kami akan melakukan akad bersama 1000 orang anggota Polri secara serentak di seluruh Indonesia," kata Handayani, Kamis 20/7. Menurut Handayani IPEX yang digelar pada tanggal 12 hingga 20 Agustus mendatang ini Jakarta Convention Centre ini diharapkan mampu menyedot 350 ribu pengunjung dengan pendapatan Rp 5 triliun. Lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar 4,2 triliun. Saat ini hunian yang banyak dilirik berada di kisaran Rp 250 juta sampai 500 juta dengan cicilan Rp 1,2 sampai Rp 2 juta. Untuk jangka pinjaman 15 hingga 20 tahun harga rumah yang diminati adalah Rp 250 sampai Rp 350 tahun. Beberapa pengembang telah menawarkan proyek berkonsep Transit Oriented Development TOD yang memberikan kemudahan akses lalu lintas dan fasilitas bagi penghuninya. Masyarakat diingatkan bila proyek ini sudah selesai maka nilai properti akan naik hingga tiga kali lipat dari harga sekarang. "Ini waktu yang tepat untuk berinvestasi di properti, saat infrastruktur jadi di 2019 maka harga akan naik," katanya.

btn properti expo 2017